Jalan-jalan ke Situs Budaya Bale Toaq Sembalun


Banyaknya tempat wisata di daerah Sembalun kabupaten Lombok Timur membutuhkan waktu yang banyak jika ingin mengexplorenya. Indahnya alam di tempat ini menjadi penarik bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Maka jangan heran jika berkunjung ke daerah Sembalun kalian akan bertemu atau perpapasan dengan para pengunjung dengan tujuan yang sama yaitu untuk berlibur menikmati keindahan alam di tempat ini. Sawah yang terhampar indah, bukit yang berbaris rapi menambah keindahan, seperti sedang berada di negeri dongeng. 

Masih di kawasan Sembalun Lawang, ada tempat wisata yang sayang bila dilewatkan yaitu Situs Budaya Bale Toaq. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia Bale berarti rumah dan toak berarti tua. Jadi Bale Toaq yaitu rumah tua yang menurut cerita leluhur masyarakat Sembalun merupakan rumah pertama yang ada di sembalun dan dihuni oleh tujuh pasangan suami isteri. Jumlah rumah yang dibangunpun sama seperti banyaknya pasangan. 

Awalnya ketujuh pasangan suami-isteri ini bertempat tinggal di kaki gunung tertinggi di pulau Lombok yaitu gunung Rinjani. Karana gunung Rinjani meletus, ketujuh pasangan inipun berpindah ke tempat yang lebih aman dan nyaman, maka dipilihlah desa Sembalun Lawang, tepatnya di Dusun Desa Beleq ini sebagai tempat tinggalnya. Pemukiman yang berada di kaki bukit Selong ini merupakan pemukiman pertama dan paling tua di Sembalun. 

Pada area ini dibangun tujuh buah rumah dan dua rumah panggung/alang yang beratapkan ilalang dengan dinding yang terbuat dari anyaman bambu, sedangkan lantai terbuat dari tanah dengan campuran kotoran kerbau/sapi. Rumah ini memiliki pondasi/lantai yang tinggi dan di depan pintu terdapat beberapa anak tangga yang terbuat dari tanah juga. Kemudian di teras depan ditopang dengan empat buah tiang yang terbuat dari kayu. Masing-masing rumah memiliki tempat menaruh air bersih yang terbuat dari bahan tanah juga yang orang Lombok/Suku Sasak menyebutnya bong (belanga). 

Di tempat ini pengunjungpun datang dan pergi silih berganti. Pengunjung datang sekedar berphoto-poto dan istirahat sejenak di halaman rumah yang ditumbuhi rumput atau di rumah panggung kemudian melanjutkan ke bukit Selong yang berada tak jauh dari tempat ini. Melalui bukit Selong para pengunjung bisa menikmati keindahan pemandangan agrowisata berupa hamparan persawahan yang begitu indah dan untuk lebih menarik pengunjung pengelola tempat wisata ini sengaja membuat tempat berphoto berupa panggung di atas bukit dengan background pemandangan alam berupa perbukitan dan hamparan persawahan.


Silahkan Bagikan Tautan Ini Dengan Menekan Tombol Share Di Bawah :

Silahkan tinggalkan komentar anda :)