Romadhon Di Pulau Seribu Masjid

Kehadiran bulan romadhon yang penuh dengan keberkahan dinanti-nanti oleh setiap orang muslim karena memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya dan di bulan suci ini terdapat sebuah malam yang mempunyai kelebihan melebihi seribu bulan yang disebut malam Lailatul Qodar. Hanya Alloh yang tahu kapan malam yang luar biasa ini hadir. Namun kita semua berharap malam yang penuh dengan fadilah/keutamaan ini bisa kita jumpai.

Fadilah/keutamaan bulan romadhon antara lain :
  1. Bulan diturunkannya permulaan Al-Qur'an
  2. Bulan diturunkannya kitab-kitab kepada nabi-nabi terdahulu
  3. Bulan yang di dalamnya terdapat malam yang melebihi seribu bulan
  4. Dibukanya pintu surga dan dikunci pintu neraka
  5. Dibelenggunya syetan-syetan
Dan juka kita menengok ke belakang melihat sejarah Rasululloh SAW. kita akan melihat betapa banyak kejadian penting yang terjadi pada bulan romadhon ini antara lain yaitu terjadinya perang yang sangat bersejarah bagi kaum muslimin yaitu perang Badar dan terjadinya Fathu Makkah (terbukanya kota Makkah)

Keceriaan dan suasana penuh suka cita terpancar jelas di wajah kaum muslimin/muslimat yang menjalankan ibadah puasa tatkala kumandang azan magrib telah menggema mengisi segenap penjuru yang menandakan saat berbuka puasa telah tiba. Ada yang berbuka puasa di masjid-masjid atau di musholla-musholla dan bahkan di instansi-instansi yang mengadakan acara buka bersama dan banyak juga yang memilih berbuka puasa di rumah, berkumpul dengan segenap keluarga.

Setelah sholat magrib, tidak sedikit warga yang langsung menuju masjid untuk melaksanakan ibadah sholat isya dan dilanjutkan dengan sholat tarawih dan witir secara berjamaah. Kegiatan ini berlangsung dari sejak malam pertama sampai malam penghabisan bulan romadhon. Namun biasanya di penghujung malam romadhon jamaah yang menghadiri kegiatan sholat tarawih di masjid semakin berkurang dengan bergai alasan. 

Setelah sholat tarawih masyarakat di setiap-tiap dusun/daerah melaksanakan acara tadarrusan Al-Qur'an yang diikuti oleh bukan saja orang dewasa bahkan anak-anak juga ikut ambil bagian baik yang hanya membaca maupun mengkaji kandungan Al-Qur'an bersama-sama dan banyak juga menghadirkan para ustaz/ustazah atau bahkan kiyai/tuan guru. Sehingga pulau yang diberi julukan pulau seribu masjid ini menjadi ramai, bersahutan antara masjid/musholla yang satu dengan masjid/musholla yang lainnya dengan kalimatuttoyyibah. Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam sampai habis bulan romadhon.

Kegiatan-kegiatan keagamaan lainya juga banyak dilakukan pada siang hari, termasuk juga di sekolah-sekolah. Banyak sekolah yang mengadakan acara  santren kilat, mengisi dengan kegiatan mangaji (membaca Al-Qur'an), belajar pidato dan belajar lebih dalam tentang islam. 


Silahkan Bagikan Tautan Ini Dengan Menekan Tombol Share Di Bawah :

Silahkan tinggalkan komentar anda :)